Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury.

PADANG– Semen Padang FC bakal menjamu tim sesama zona merah, Madura United di Station Haji Agus Salim Padang, Rabu (29/4/2026).

Bagi Semen Padang, meski peluang selamat dari degradasi sangat tipis, namun duel ini sangat penting, mengingat bakal menjadi ajang pertaruhan harga diri. Imbang apalagi kalah, jelas semakin memperburuk citra tim bagi pencinta Kabau Sirah.

Usai menjamu Madura, Kabau Sirah menyisakan satu laga kandang lagi, menghadapi Persebaya dan Persik Kediri.

Tiga partai ini sangat penting untuk dimenangkan, terlepas apakah tim ini pada akhirnya harus turun kasta ke Liga-2.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury mengakui beratnya kondisi yang dihadapi timnya.

Ia menilai untuk menjaga asa bertahan di Liga-1 otomatis wajib memenangkan seluruh laga yang tersisa.

Walau begitu, belum bisa dipastikan Semen Padang bisa selamat Ari kurang degradasi, lantaran masih bergantung pada hasil pertandingan lain.

“Kita akui sangat sulit, namun kita belum menyerah dan akan berjuang hingga akhir kompetisi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Imran menyadari ada banyak aspek yang harus segera dibenahi jika ingin menyelamatkan tim dari jurang degradasi.

Mantan pelatih Malut United itu menyoroti dua gol Borneo FC yang tercipta melalui skema bola mati (set piece).

“Banyak hal yang wajib kita perbaiki. Penyerangan, penyelesaian akhir, pertahanan, hingga transisi. Termasuk antisipasi set piece karena dua gol tercipta berawal dari situ. Ini pekerjaan rumah besar bagi kami,” tegasnya. (Adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *