Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury (tengah) saat memberikan komentar usai kekalahan,0-1 dari Dewa United.

PADANG – Ibarat sebuah drama korea yang mudah ditebak, sebelum tayangan berakhir, penonton sudah mengetahui akhir dari drama panjang yang sejak awal ditonton.

Begitulah yang dialami Semen Padang FC. Meski kompetisi belum berakhir dan masih menyisakan tiga pertandingan lagi, namun publik sudah mengetahui akhir dari perjuangan panjang Semen Padang di Super League.

Usai kalah di markas Dewa United, Minggu (3/5/2026) peluang Kabau Sirah untuk bertahan di kasta sepakbola kasta tertinggi Indonesia, bisa dikatakan nol persen.

Hal itu tak terlepas dari hasil yang diraih tim posisi 15, Madura United yang telah mengoleksi 29 poin dari 30 pertandingan. Tim yang masih punya peluang lainnya adalah Persis Solo dengan koleksi 27 poin dari 31 laga.

Jika Semen Padang mampu memaksimalkan tiga laga sisa dengan kemenangan, poin maksimal yang diperoleh hanya 29 poin.

Sementara bagi Madura United, satu hasil imbang saja telah menutup langkah tim asuhan Imran Nahumarury. Sedangkan bagi Persis, satu kemenangan membuat tiga kemenangan Semen Padang bakal berakhir sisa-sia.

Meski kenyataannya tak memiliki peluang, namun Imran Nahumarury masih keu-kueh berjuang hingga pertandingan terakhir terlepas dari kenyataan pahit yang bakal diterima.

“Masih ada tiga pertandingan lagi, bagi saya, saya akan terus berjuang sampai akhir.  Ibarat sebuah kapal, apa pun situasi dan kondisi, saya akan bawa kapal ini sampai pelabuhan terakhir, apa pun kondisinya,” ujar Imran Nahumarury pada sesi keterangan pers usai pertandingan.

Ia menegaskan tak akan menyerah dan terus menyemangati tim agar berjuang sampai menit akhir pada pertandingan terakhir.

“Saya tidak mau menyerah, masih ada tiga pertandingan lagi, walau pun berat. Saya tak mau menjadi masalah bagi teman-teman pemain. Tanggungjawab pemain profesional itu adalah mereka harus bermain sampai selesai, hasil itu urusan akhir,” tambahnya.

Semen Padang FC memiliki tiga laga “formalitas” jelang Super League tutup buku.

Dua laga kandang masing-masing menjamu Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Satu pertandingan lagi menghadapi Persija Jakarta di kandang lawan. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *