Striker Semen Padang Guillermo Fernandez (kiri) bakal menjadi tulang punggung saat menjamu Madura United.

PADANG – Laga krusial memperpanjang nafas menjadi tajuk duel Semen Padang menghadapi Madura United dalam lanjutan BRI Super League yang berlangsung, Rabu (28/4/2026) di Stadion Haji Agus Salim Padang.

Laga ini sejatinya bukan hanya penentu bagi Semen Padang. Tim lawan juga menjadikan pertandingan ini sebagai harapan terakhir dalam misi bertahan di kasta teratas untuk musim 2026-2027.

Saat ini Madura United berada di posisi 16 klasemen sementara dengan koleksi 26 poin, unggul 6 angka dari Semen Padang yang bercokol di posisi 17.

Andai saja Semen Padang mampu memaksimalkan duel ini dengan kemenangan, otomatis bakal mempersempit jarak dengan Persis Solo di tempat ke-15. Persis Solo baru saja menelan kekalahan telak, 4-0 di markas Persija Jakarta.

Sebaliknya, jika Madura mampu memaksimalkan poin, otomatis akan ke luar dari zona degradasi dengan raihan poin 29. Tak hanya itu, Persis Solo otomatis bakal menggantikan posisi mereka di zona merah.

Manfaatkan Situasi Sulit Tim Tamu

Kedatangan Madura United tidak dalam kondisi terbaik. Mereka saat ini dalam kondisi sulit dan berapa pada situasi tidak ideal lantaran bermasalah dalam hal persiapan.

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury mengatakan, Semen Padang lebih fokus pada persiapan dan tidak memikirkan hal lain termasuk tim lawan.

“Kita saat ini fokus lakukan persiapan. Laga ini sangat krusial dan kami harus memenangkannya,” ujarnya.

Terpisah, Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki mengakui bahwa minimnya waktu latihan menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya. Namun, ia tetap meminta para pemain untuk menjaga fokus dan tidak panik dalam menghadapi situasi tersebut.

“Saya minta ke pemain jangan panik. Karena masih ada beberapa pertandingan. Kalau melihat pesaing kita di papan bawah, jadwal mereka jauh lebih ketat dari kita,” ujarnya.

Menurut Coach RB, sapaan akrabnya, peluang untuk bertahan di kasta tertinggi masih terbuka dengan sisa pertandingan yang ada. Sebab itu, dia menekankan pentingnya menjaga mental serta kepercayaan diri pemain di tengah tekanan yang semakin meningkat.

Dengan waktu persiapan yang singkat, Madura United dituntut untuk memaksimalkan kondisi fisik dan mental para pemain.

Coach RB juga menegaskan, perjuangan tim belum berakhir, sehingga setiap pertandingan harus dijalani dengan semangat penuh dan determinasi tinggi. (adi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *