Pemkab Dharmasraya Kembali Terapkan Belajar Jarak Jauh

Dharmasraya, Posinfo – Dinas Pendidikan setempat, kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untk satuan pendidikan jenjang PAUD hingga SMP. Hal ini menyusul kondisi kabut asap yang semakin pekat dan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai langkah untuk mengurangi paparan asap terhadap peserta didik. Pada hari ini, seluruh siswa juga dipulangkan lebih awal akibat kondisi udara yang dinilai kurang baik.

“Karena hari ini cukup pekat dan kualitas udara tidak sehat, maka besok Rabu 06 kita kembali PJJ, dan saat ini siswa dipulangkan lebih awal hari ini” kata Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Boby Perdana R,, Senin.(05/10/26)

Menurutnya, disdik akan mengevaluasi kondisi kualitas udara pada Rabu guna menentukan apakah pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka atau tetap dilaksanakan secara jarak jauh.

Ia mengimbau masyarakat khususnya orang tua dan siswa untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih terjadi.

Menurutnya, ika harus beraktivitas di luar rumah untuk keperluan mendesak, masyarakat diminta menggunakan masker sebagai langkah perlindungan terhadap paparan asap.

“Informasi mengenai apakah pembelajaran akan kembali dilakukan secara tatap muka atau jarak jauh akan dilihat kualitas udara hari besok,” ujarnya.

Pemkab Dharmasraya juga menyarankan agar kebijakan tersebut diikuti oleh satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun satuan pendidikan lainnya yang berada di luar kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya, tambah dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya, Martin Efendi mengatakan kabut asap yang menyelimuti daerah akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah provinsi seperti Jambi hingga Sumatera Selatan

“Kalau titik api di Dharmasraya saya rasa tidak menyumbang kabut asap. Karena pantau hari ini nol titik api Dharmasraya, sementara untuk daerah tetangga masih terpantau titik panan,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dharmasraya, Novandri Rismi, menyampaikan berdasarkan pemantauan kualitas udara pada Senin (5/10) pukul 10.00 WIB dengan nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) tercatat sebesar 113 atau katagori tidak sehat.

“Sedangkan nilai Air Quality Index (AQI) berada di angka 159. Kedua indikator tersebut menunjukkan kondisi kualitas udara berada pada status tidak sehat hari ini,” ujarnya.(yahya)