DHARMASRAYA – Dua unit jembatan Aramco yang dibangun di Kecamatan Sembilan Koto, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah rampung dan siap dimanfaatkan masyarakat. Proyek tersebut berlokasi di Nagari Banai dan Nagari Lubuak Karak, yang dikerjakan oleh jajaran TNI.
Camat Sembilan Koto, Romi, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan telah selesai 100 persen dan segera difungsikan untuk menunjang mobilitas warga, khususnya dalam distribusi hasil perkebunan.
“Pemasangan dua unit jembatan Aramco oleh TNI di kecamatan kami telah rampung. Dengan demikian, infrastruktur ini sudah dapat digunakan untuk mendukung mobilisasi hasil perkebunan masyarakat,” ujar Romi di Silago, Kamis (23/4/26).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan usulan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, kepada TNI Angkatan Darat.
Program ini bertujuan membuka akses penting bagi masyarakat, termasuk mempermudah perjalanan pelajar menuju sekolah serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.
Proyek ini dilaksanakan oleh TNI di bawah komando Kodam I/Bukit Barisan (d/h Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol), bersama Korem 032/Wirabraja dan Kodim 0310/SSD.
Pembangunan menjadi bagian dari upaya percepatan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah nagari dan jorong.
Secara teknis, jembatan dibangun menggunakan material baja berkualitas tinggi dengan metode multi-plate, yang dirancang mampu menahan beban kendaraan berat.
Proses pengerjaan meliputi penggalian, penyesuaian elevasi, perakitan plat secara presisi oleh personel TNI bersama masyarakat melalui gotong royong, hingga penimbunan dan pemadatan berlapis untuk memastikan kestabilan struktur.
Romi menambahkan, seluruh proses pembangunan berjalan aman dan kondusif berkat dukungan penuh masyarakat setempat.
Sementara itu, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas kontribusi dalam pembangunan tersebut, termasuk Pangdam, Danrem, dan Dandim yang terlibat.
“Terima kasih kepada jajaran TNI AD yang telah merampungkan dua jembatan di Kecamatan Sembilan Koto. Ini akan sangat membantu memudahkan anak-anak ke sekolah serta mendukung aktivitas menuju perkebunan warga,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional 300 ribu jembatan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Guru Nasional tahun lalu.
Di Kabupaten Dharmasraya, selain dua jembatan tersebut, sebelumnya TNI AD juga telah meresmikan satu unit jembatan gantung di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru.
Pemerintah daerah menegaskan akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pemerataan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Terpisah, Dandim 0310 Sawah Lunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) Letkol Czi Joko Stradona menyebutkan, bahwa dua jembatan yang telah di bangun atas intruksi Presiden RI Prabowo Subianto tersebut, dikembalikan masyarakat untuk dimanfaatkan.
“Ketua jembatan kita kembalikan ke masyarakat dan daerah, agar bisa dirawat dengan baik serta dimanfaatkan,” tegasnya. (yahya)

