PADANG – Semen Padang FC sangat serius menyongsong gelaran Liga-2 edisi 2026-2027. Untuk itu manajemen telah mempersiapkan beberapa skema, mulai dari home base, penentuan pelatih kepala hingga pembentukan manajemen baru.
Terbaru, pelatih kawakan kelahiran Payakumbuh, Nilmaizar kembali didapuk sebagai pelatih kepala dengan target utama membawa tim ke kasta teratas sepakbola nasional, Liga-1.
Untuk merealisasikan misi itu, pendanaan menjadi hal utama. Sederet pemain berpengalaman serta pilar asing berkualitas bakal menjadi bidikan.
Untuk pendanaan, Semen Padang FC bakal mempersiapkan anggaran sebesar Rp27 miliar.
Hal itu dibenarkan presiden klub, Andre Rosiade. Ia menyebut, angka tersebut dirasa cukup untuk mengarungi satu musim kompetisi.
“Ini (anggaran) kalau untuk gaji pemain di level Liga 2, sudah tinggi,” kata Andre Rosiade, baru-baru ini.
Di sisi lain, menyangkut home base, Semen Padang dipastikan akan berkandang di luar Kota Padang, lantaran Stadion Haji Agus Salim tahun ini akan segera direnovasi.
Ada dua opsi yang akan dipilih. Pertama, Stadion Stadion Benteng di Kota Tangerang dan Stadion Patriot di Bekasi.
Dua stadion tersebut telah disurvei dan dilakukan penjajakan untuk menyewa salah satu di antaranya.
Setelah melakukan pertimbangan yang matang, manajemen akhirnya memilih Stadion Patriot Candrabhaga menjadi kandang, untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Kepastian skuad Kabau Sirah akan bermarkas di Stadion Patriot, kembali disampaikan Andre Rosiade lewat akun resmi Instagramnya, Rabu (3/5/2026).
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan Stadion baru (home base) Semen Padang FC mengarungi Liga 2 musim 2026/2027 adalah Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi;” tulisnya.
Kapasitas Stadion Patriot Candrabhaga mencapai 30 ribu penonton. Stadion ini sudah beberapa kali direnovasi. (rif)

