Semen Padang FC Bakal Rampungkan Pemain, Striker Brasil Dikabarkan Segera Bergabung

PADANG, POSINFO – Teka-teki terkait sosok Striker asing Semen Padang FC mulai sedikit terjawab. Sebelumnya, meski sempat digembar-gemborkan akan berseragam Kabau Sirah, dua calon penyerang yang dibidik ternyata gagal bergabung.

Tim urang awak tampaknya tak ingin mengulang kegagalan untuk kali ketiga. Besar peluang striker asal Brasil Junior Batista segera bergabung dengan Spasojevic dan kolega guna persiapan tim jelang Liga-2 musim 2026-2027.

Informasi kedatangan Junior Batista sebelumnya sempat disampaikan salah seorang fans di media sosial. Namun, hingga saat ini jajaran manajemen belum memberikan konfirmasi terkait hal ini.

Jika benar-benar bergabung bersama Semen Padang, itu artinya tim urang awak menjadi tim pertama pemain berusia 33 tahun itu. Sebelumnya Junior Batista memperkuat Hoang Anh Gia Lai FC di Liga Utama Vietnam.

Selain berkarier di Vietnam, Junior juga memiliki pengalaman bermain di kompetisi Thailand. Musim lalu, ia tercatat tampil dalam 27 pertandingan bersama dua klub di dua kompetisi berbeda. Dari 27 penampilan tersebut, Junior mencatatkan tiga gol dan satu assist.

Penasihat Teknis Semen Padang FC, Suhatman Imam menyampaikan bahwa pemain asing asal Brasil yang dimaksud adalah Junior Batista.

“Iya, tapi belum datang,” kata Suhatman saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Menyangkut rencana kedatangan ke Indonesia, Suhatman menyebutkan, Batista kemungkinan tiba pada pekan depan.

“Mungkin minggu besok,” singkatnya.

Batista merupakan pemain yang berposisi sebagai striker. Pemain asal Brasil tersebut memiliki postur sekitar 1,92 meter.

Sebelumnya Semen Padang nyaris mencapai kesepakatan dengan dua calon striker. Mereka adalah Paul Komolafe dan Carlos Fortes. Hanya saja, Paul Komolafe dikabarkan tengah mengalami cedera ACL. Namun menurut informasi yang berkembang, pemain ini justru bergabung dengan klub lain.

Sementara Carlos Fortes gagal bergabung lantaran pemain tersebut diketahui bermasalah dalam hal kebugaran dan gagal dalam tes medis. (*)