Kans Semen Padang bertahan di Super League musim depan sangat berat.

PADANG– Pasca menghadapi Persijap di laga kandang, Senin (20/4/2026), Semen Padang hanya menyisakan 3 laga kandang dan tiga partai away jelang penutup kompetisi BRI Super League 2026-2027.

Kabau Sirah dalam tekanan besar. Tiga laga away masing-masing menghadapi Borneo FC, Dewa United dan Persija di atas kertas sulit untuk meraih kemenangan.

Sedangkan pada laga kandang, tim asuhan Imran Nahumarury punya kesempatan besar mengalahkan Madura United dan Persik Kediri. Ujian berat datang dari Persebaya Surabaya yang sampai saat ini masih berada di papan atas.

Tujuh poin kandang merupakan capaian maksimal di laga sisa. Artinya 7 poin memungkinkan besar bisa diamankan Semen Padang jelang kompetisi “tutup buku”.

Dua Pesaing Kuat

Semen Padang memiliki dua pesaing kuat untuk bisa menyegel tiket ke luar dari zona degradasi. Mereka adalah Persis Solo dan Madura United.

Keduanya sama-sama menyisakan 6 laga. Masing-masing tiga pertandingan dimainkan di kandang, tiga lagi di luar kandang.

Hanya saja, kedua tim ini juga melakoni partai berat. Persis bakal menjamu Bhayangkara, Persebaya dan Dewa United. Sedangkan pada laga tandang, tim ini akan menghadapi lawan tangguh yakni Persija, Malut United dan Persita.

Melihat lawan-lawan yang akan dihadapi, empat poin rasanya menjadi raihan maksimal.

Sementara Madura United akan bertindak sebagai tuan rumah menghadapi Dewa United, Bali United dan PSM Makasar. Sementara laga away akan bertandang ke markas Semen Padang, Bhayangkara dan PSIM. Madura United berpeluang mengamankan 9 poin pada sisa laga.

Jika prediksi ini sesuai dengan kondisi di lapangan, maka besar kemungkinan untuk musim 2026-2027 Kabau Sirah bakal turun ke kasta kedua. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *