Anggota DPRD Pasaman Tinjau Kondisi Jalan Rusak

Pasaman Barat, Posinfo – Anggota DPRD Pasaman Barat dari daerah pemilihan Luhak Nan Duo dan Sasak Ranah Pasisia, Muzar, turun langsung ke lokasi bersama warga untuk melakukan peninjauan lapangan dan melihat kondisi jalan yang rusak Selasa (7/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Muzar mendesak Pemerintah Daerah Pasaman Barat agar mengalokasikan anggaran perubahan tahun 2026 untuk memperbaiki jalan yang rusak.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan surat edaran menteri dalam negeri nomor 900/833/sj/2025 tentang penyesuaian pendapatan dan efisiensi belanja daerah, yang mengamanatkan hasil efisiensi anggaran dapat dialihkan untuk pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Muzar menyebutkan pemerintah daerah memiliki peluang memanfaatkan penyesuaian dana transfer ke daerah untuk mempercepat perbaikan jalan, mengingat ruas tersebut merupakan satu-satunya jalur evakuasi tsunami yang menghubungkan wilayah sasak hingga Luhak Nan Duo,” ucapnya.

Adapun ruas jalan yang menjadi prioritas perbaikan di antaranya jalan Pasar Simpang Tigo menuju simpang BRI lama arah Padang, serta jalan bedeng di Nagari Kapar, mulai dari Rimbo Piati hingga simpang Padang Lawas dan Pasar Kapar.

Warga berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan agar jalan yang menjadi urat nadi perekonomian dan jalur evakuasi masyarakat tersebut kembali layak dilalui.

Kerusakan parah melanda sejumlah ruas jalan lintas di kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat. kondisi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu memicu keluhan masyarakat, karena jalan tersebut merupakan akses utama mobilitas warga sekaligus jalur evakuasi bencana tsunami.

Sejumlah titik ruas jalan lintas yang menghubungkan Nagari Koto Baru, nagari mahakarya, dan Nagari Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, mengalami kerusakan parah. Lubang-lubang besar dan permukaan jalan yang rusak membuat aktivitas masyarakat terganggu serta meningkatkan risiko kecelakaan. (dona)