PADANG – Usaha Semen Padang FC mendatangkan gelandang serang naturalisasi, Stefano Lilipaly ternyata tidak terlalu sulit. Pergerakan beberapa tim-tim Liga-1 dan Liga-2 untuk mendapatkan tanda tangan pemain berusia 36 tahun itu disalip Kabau Sirah, tanpa butuh perjuangan keras.
Hal ini dibenarkan Presiden Klub, Andre Rosiade. Ia menyebut, keberanian Semen Padang menawar harga menjadi kunci mendapatkan pemain kelahiran Amsterdam tersebut.
Andre menyebutkan, banyak tim, terutama Liga-1 berusaha mendatangkan Lilipaly, namun pendekatan yang serius ditambah keberanian manajemen dalam bernegosiasi, membuat Lilipaly menjatuhkan pilihan bergabung bersama Semen Padang di Liga-2.
Banyak Dibaca: Ini Misi Spaso Bersama Semen Padang FC!
“Stefano itu prosesnya sederhana, ya. Jadi, waktu itu saya melihat gonjang-ganjing Lilipaly ini di Medsos, ya. Saat itu saya lihat tim Liga-1 dan Liga-2 punya keinginan untuk memakai jasa Lilipaly. Waktu itu saya perintahkan GM saya, Danny Sulton untuk komunikasi langsung dengan Lilipaly,” ujar Andre Rosiade, Jumat (17/7/2026).
Pendekatan dan negosiasi yang intens ternyata membuahkan hasil. Tanpa pikir panjang Lilipaly menyatakan siap bergabung dengan tim kebanggan urang awak.
Baca Juga: Semen Padang Datangkan Pemain Timnas Montenegro
“Kami melakukan pendekatan persuasif, berkomunikasi sampai video cal dengan Lilipaly. Lalu kita meng-cover angka dengan Lilipaly. Yang bersangkutan (Lilipaly) menyampaikan, ini loh kandidat masing-masing tim yang menjadi pesaing Semen Padang yang meng-cover angka kepada yang bersangkutan, ya tentu kami memberikan angka yang lebih dari pada yang lain,” terang Andre Rosiade.
Kunci mematangkan Lilipaly tentunya melihat nilai kontrak yang jauh lebih tinggi dibanding yang ditawarkan kontestan lain. Satu hal lagi, Lilipaly juga melihat keseriusan Semen Padang untuk promosi ke Liga-1 musim depan. (rif)
