AGAM–Seorang remaja dilaporkan tenggelam setelah terseret ombak saat mandi di Pantai Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Rabu (15/7). Hingga sore hari, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Korban diketahui bernama Berkat Saputra Lavau (14) Â dilaporkan hilang setelah diduga terseret ombak saat mandi di kawasan pantai tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.43 WIB. Saat itu korban bersama sejumlah rekannya tengah mandi di pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang dan menyeret tubuh korban ke tengah laut.
Teman-teman korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban dengan cepat menghilang dari permukaan air. Kepanikan pun terjadi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan berupaya melakukan pencarian secara spontan, namun hasilnya belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, pihaknya menerima laporan dari BPBD Kabupaten Agam sekitar pukul 12.55 WIB.
“Begitu menerima informasi adanya seorang remaja yang diduga tenggelam di Pantai Muaro Putuih, kami langsung mengerahkan personel dari Unit Siaga SAR Agam untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Abdul Malik.
Tidak sampai 15 menit setelah laporan diterima, tepat pukul 13.08 WIB, lima personel SAR diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 28 kilometer dari Unit Siaga SAR Agam.
Tim SAR membawa satu unit perahu karet (LCR) beserta mesin tempel, kendaraan operasional, sepeda motor trail, perlengkapan SAR air, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya untuk mempercepat proses pencarian.
Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan BPBD, aparat pemerintah, dan masyarakat setempat untuk menyusun pola pencarian. Penyisiran dilakukan dari titik korban terakhir terlihat hingga ke area yang diperkirakan menjadi arah hanyut korban, sementara tim darat menyisir sepanjang bibir pantai.
“Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pencarian secara mandiri di lokasi yang berbahaya dan tetap mengikuti arahan petugas,” kata Abdul Malik.
Ia menambahkan, kondisi cuaca di lokasi saat operasi berlangsung terpantau berawan dan belum menjadi kendala berarti bagi tim SAR dalam melakukan penyisiran.
Tingkatkan Kewaspadaan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai. Ombak dan arus laut yang tampak tenang dari bibir pantai dapat berubah sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan remaja yang mandi tanpa pengawasan.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap Berkat Saputra Lavau masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan bersama BPBD Kabupaten Agam, aparat setempat, dan masyarakat terus menyisir perairan Pantai Muaro Putuih dengan harapan korban segera ditemukan. (*)
