Andre Rosiade.

PADANG – Semen Padang FC bakal membuka lembaran baru menyongsong bergulirnya Liga-2 musim 2026-2027. Sebanyak 11 pemain asing eks BRI Super League lalu dipastikan bakal dilepas, lantaran untuk mengarungi Liga-2 nanti, setiap tim hanya boleh menggunakan jasa 3 pemain asing.

Presiden klub Semen Padang FC Andre Rosiade mengisyaratkan akan melepas semua 11 pemain asing Kabau Sirah yang ada.

Sementara untuk mengisi slot tiga pemain asing, nantinya manajemen memberikan ruang kepada pelatih dalam menentukan pemain yang dibutuhkan.

“Untuk musim depan kita akan mencari tiga pemain asing yang masing-masing berposisi sebagai bek, gelandang dan penyerang. Pemain asing yang ada saat ini akan kita lepas semua dan fokus pada scouting pemain asing baru yang lebih baik, “ujar Andre beberapa waktu lalu.

Semen Padang, lanjut Anggota DPR RI itu menargetkan kembali promosi ke Liga-1 untuk musim 2027-2028.

Tim Musafir

Target itu tidak mudah, apalagi dalam mengarungi kompetisi kasta kedua tersebut Padang FC bakal bertindak sebagai tim musafir dengan bermarkas di Stadion Benteng Reborn di Kota Tangerang selama renovasi Stadion H Agus Salim berlangsung.

Opsi itu diambil menyusul rencana renovasi total Stadion Haji Agus Salim yang akan dilakukan pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Andre Rosiade menyebut hasil kajian internal menunjukkan Stadion Sikabu belum layak digunakan sebagai markas klub profesional, baik dari sisi infrastruktur maupun aspek administrasi pengelolaan stadion.

“Sebenarnya banyak yang minta kita main di Sikabu, tapi realitasnya agak sulit. Pertama, jembatan menuju Sikabu itu nyaris putus, tidak mungkin tim tamu turun dari bus lalu naik ojek ke stadion. Kedua, stadion itu bermasalah dalam arti butuh perbaikan yang mungkin menghabiskan dana miliaran rupiah, sementara kita butuh efisiensi,” kata Andre, dikutip Rabu (27/5/2026).

Banyak hal yang membuat Station Sikabu belum layak digunakan. Selain akses jalan yang dinilai bermasalah, manajemen Semen Padang FC juga menyoroti status administrasi Stadion Sikabu yang disebut belum diserahterimakan secara resmi dari dinas pekerjaan umum kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padangpariaman. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *