DHARMASRAYA โ Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dharmasaya akan segera menyurati pihak perusahaan proyek Sekolah Rakyat (SR) yang diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan tunggal akibat material berserakan.
“Kita akan surati pihak perusahaan untuk bertanggung jawab atas kecelakaan yang di alami warga Nagari Sungai Kambuik tersebut ” katanya, Selasa (26/05/26).
Ia mengatakan, bahwa material yang berserakan di sepanjang jalan itu, menjadi tanggung jawab perusahaan untuk membersihkan.
“Matrial yang berserakan itu, harus di bersihkan oleh pihak perusahaan,” sebut Zakirman via telfon genggamnya.
Dari data yang di dapat, Material proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang berserakan di ruas jalan kabupaten Muaro Mou, Nagari Sungai Kambuik, Kecamatan Pulau Punjung, diduga menjadi penyebab kecelakaan yang menimpa seorang ibu rumah tangga, yang akrab di panggil Jus (52), warga Nagari setempat pekan lalu.
Dari data yang di dapat, korban diketahui terjatuh saat melintas menggunakan sepeda motor dan mengalami patah kaki dari insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi ketika korban melintasi jalan yang sedang berada di sekitar area proyek pembangunan. Warga menyebut material berupa pasir, batu kerikil, dan sisa adukan semen berserakan hingga memakan sebagian badan jalan tanpa adanya tanda peringatan maupun pembatas pengaman.
โKorban sempat kehilangan kendali karena roda motornya tergelincir material proyek yang berserakan,โ ujar Kepala Jorong Dedet, Selasa (26/5/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung dievakuasi warga sekitar dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami patah pada bagian kaki dan masih menjalani perawatan.
Warga sekitar mengeluhkan kondisi proyek yang dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat pagi dan malam hari. Mereka meminta pihak kontraktor segera membersihkan material yang tercecer serta memasang rambu-rambu keselamatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (yahya)

