Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade.

PADANG – Semen Padang FC masih menyisakan satu pertandingan lagi di BRI Super  League 2026-2027. Lawan terakhir yang bakal dihadapi adalah Persija Jakarta, di JIS, Sabtu (23/6/2026).

Laga tersebut tidak berarti apa-apa bagi Semen Padang, lantaran pada musim 2026-2027 tim urang awak bakal bersaing di Liga-2 pasca terdegradasi musim ini.

Kabau Sirah menargetkan tidak bakal berlama-lama di kompetisi kasta kedua. Target kembali ke Liga-1 musim 2027-2028 di usung.

Tidak main-main, meski Liga-1 belum berakhir, Semen Padang FC telah menyusun kerangka manajemen dan tim kepelatihan.

Hal ini membuktikan keseriusan Semen Padang menatap Liga-2 yang dipastikan bakal berlangsung ketat.

Hal yang menarik dan menjadi tanda tanya besar dan dan publik urang awak adalah terkait jajaran pelatih yang nantinya akan bertanggung jawab mengenai nasib Semen Padang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebagian besar jajaran pelatih Semen Padang saat ini berpeluang dipertahankan manajemen.

Jabatan Direktur Teknik masih dipegang Yeyen Tumena dan pelatih kepala, rencananya masih menggunakan Imran Nahumarury.

Adapun staf kepelatihan lainnya, masih menggunakan jasa Delfi Adri dan Hengki Ardiles rencananya akan digunakan.

Sementara itu, penasihat Semen Padang FC Andre Rosiade bakal menjadi Presiden Klub. Hal itu ia sampaikan pada dalam podcast pada salah satu kanal Youtube  beberapa waktu lalu. Andre menjelaskan bahwa dirinya akan bertanggung jawab penuh pada musim depan.

“Saya ubah konsepnya, karena yang bertanggung jawab saya. Ambo akan membentuk manajemen yang merepresentasikan saya,” ujarnya dikutip Rabu, 21 Mei 2026.

“Karena ambo yang bertanggung jawab, maka CEO orang yng ambo percaya,” tegasnya.

Menarik di tunggu perubahan yang dilakukan manajemen. Apakah mampu mengembalikan tim ini ke kasta tertinggi sepakbola nasional, atau malah bertahan kasta kedua kompetisi sepakbola Indonesia. (rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *