DHARMASRAYA — Suasana berbeda terlihat di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Dharmasraya. Puluhan warga binaan tampak bersemangat mengolah lahan dan menanam bibit cabai sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus digalakkan.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata dalam membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan. Dengan pendampingan petugas, proses dimulai dari pengolahan tanah, penanaman bibit, hingga perawatan tanaman secara berkelanjutan.
Antusiasme warga binaan terlihat jelas. Mereka terlibat aktif di setiap tahapan, menunjukkan semangat untuk belajar dan memanfaatkan waktu pembinaan secara positif.
Kepala Sub Seksi Pembinaan, Darmes Saputra Tanjung, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari program berkelanjutan yang dirancang untuk memberi bekal nyata bagi warga binaan.
“Kami ingin mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa digunakan setelah bebas. Pertanian seperti ini sangat relevan dan bermanfaat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya, Ferdika Canra, menegaskan komitmen pihaknya dalam menghadirkan pembinaan yang aplikatif dan berdampak.
“Kami terus mendorong program produktif seperti ini agar warga binaan memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk memulai hidup baru yang lebih baik,” katanya, Kamis (23/04/26)
Program ini berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Lebih dari sekadar aktivitas bercocok tanam, kegiatan ini menjadi simbol harapan—bahwa dari balik tembok lapas, tumbuh peluang baru bagi masa depan yang lebih baik. (yahya)

