PADANG, POSINFO – Keputusan pemain naturalisasi Ilija Spasojevic merapat ke Semen Padang pada kompetisi Liga-2 musim 2026-2027 bukan tanpa alasan. Meski masih banyak klub Liga-1 yang menginginkan jasa pemain kelahiran Montenegro ini, namun pemain berusia 38 tahun itu lebih memilih memperkuat Kabau Sirah di kompetisi kasta kedua sepakbola Indonesia.
Bersama Semen Padang, Spaso bakal bertindak sebagai goal getter andalan dan diyakini akan terus mencetak gol.
Presiden klub Semen Padang FC, Andre Rosiade mengatakan, kehadiran Spaso di lini depan menghadirkan harapan baru. Meski tak muda lagi, namun rekam jejak dan pengalaman menjadi modal utama mengapa manajemen mendatangkan pemain tersebut.
“Spaso kan permintaan Coach Nil. Coach Nil tentu paham bagaimana mengoptimalkan Spaso sebagai target man. Spaso juga punya ambisi yang besar untuk membuktikan diri jika yang bersangkutan belum habis,” ujar Andre Rosiade dalam sebuah kesempatan belum lama ini.
“Kita optimistis Spaso bisa memberikan nilai tambah di Semen Padang,” tambah legislator asal Sumatera Barat itu.
Karier senior Spasojevic dimulai pada tahun 2005 ketika ia bermain untuk klub Vojvodina di Super Liga Serbia. Selama beberapa tahun berikutnya, ia sempat membela beberapa klub Eropa Timur, termasuk Sutjeska Niksic di Montenegro, CSK Pivara, dan Dinamo Tbilisi di Georgia.
Ia mencatat prestasi gemilang dengan mencetak 30 gol dari 61 pertandingan serta mendapatkan julukan “Spasogoal” dari media lokal. Bersama Dinamo Tbilisi, ia sukses meraih gelar Liga Georgia, Piala Georgia, dan Piala Super Georgia.
Pada 2011, Spasojevic memulai kiprahnya di Indonesia bersama Bali Devata dan kemudian pindah ke PSM Makassar, di mana ia langsung menunjukkan performa mentereng dengan menjadi top skor klub dalam musim tersebut.
Kariernya terus berkembang dan ia pernah berkarier singkat di Malaysia bersama Melaka United, di mana ia juga dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak dan pemimpin tim yang mengantar klub meraih gelar Malaysia Premier League 2016 setelah 33 tahun puasa gelar.
Ilija Spasojevic kembali ke Indonesia dan memperkuat berbagai klub besar seperti Persib Bandung dan Bhayangkara FC. Ia menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di Liga Indonesia. Bersama Bhayangkara, ia membawa klub tersebut menjadi juara Liga 1 pada 2017, termasuk mencetak hat-trick penentu dalam pertandingan penting.
Pada Desember 2017, Spasojevic menandatangani kontrak dengan Bali United dan semakin menjadi ikon klub tersebut.
Ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Bali United dan berhasil membantu klub meraih dua gelar Liga 1 berturut-turut. Pencapaiannya membuatnya sangat dihormati tidak hanya oleh penggemar, tetapi juga oleh rekan-rekannya.
Setelah resmi dinaturalisasi sebagai warga negara Indonesia, Spasojevic turut memperkuat Timnas Indonesia dan menjadi andalan lini depan. Ia memiliki peran kunci dalam memperkuat tim nasional dengan kemampuan gol yang konsisten dan pengalaman bertanding di berbagai kompetisi, baik domestik maupun internasional. (adi)
