Di bawah kepemimpinan Ali Amran, Nagari Sungai Duo kian berkembang pesat.

DHARMASRAYA –  Siapa yang tidak kenal dengan Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung. Salah satu nagari dari 52 nagari di Kabupaten Dharmasraya, yang kaya akan inovasi dan sukses dalan setiap iven tingkat kabupaten bahkan provinsi dan Nasional.

Di bawah kepemimpinan Ali Amran, Nagari Sungai Duo kian berkembang pesat. Semua data tertata rapi, bahkan dapat di akses melalui aplikasi.

Baru-baru ini, wali nagari bersama Bhabinkamtibmas, membuat suatu terobosan, pemanfaatan plastik menjadi BBM jenis solar.

Setelah sukses mengembangkan pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar solar, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung, akan kembali menghadirkan inovasi baru dalam penanganan sampah dan pelestarian lingkungan.

Melalui berbagai program pengelolaan limbah yang berkelanjutan, pemerintah nagari kini memanfaatkan sampah dan limbah tertentu untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, salah satunya paving blok dan pas bunga.

Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah nagari untuk mengurangi volume sampah sekaligus menciptakan produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita tau bahwa TPA tidak lagi boleh menampung sampah, kecuali sampah yang bisa dijadikan pupuk kompos,” katanya Rabu(17/06/26).

Berangkat dari hal itu, kini pihaknya tengah merancang pembuatan paving blok dan pas bunga dari limbah plastik Solar yang di padukan dengan pecahan kaca.

“Saat ini kita terkendala soal pendanaan, sehingga inovasi itu belum terwujud,” ucap pria yang telah melanglang buana di kota Jepang itu.

Ia menambahkan, jika didukung dengan peralatan yang memadai, proses pembakaran sampah yang dilakukan juga dapat dikendalikan sehingga tidak mencemari lingkungan.

Ia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak agar program pengolahan limbah menjadi produk bernilai ekonomis tersebut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain menghasilkan produk yang bermanfaat, program tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Dengan memilah dan mengolah sampah, masyarakat dapat ikut berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa sampah bukan hanya untuk dibuang, tetapi bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” katanya.

Program pengelolaan sampah yang dijalankan Nagari Sungai Duo mendapat dukungan dari berbagai pihak karena dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Nagari Sungai Duo berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif. (yahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *