Harga TBS Sawit di Dharmasraya Capai Rp3.789 Perkilogram, Selisih Harga Antar PKS Rp519

DHARMASRAYA– Dinas Pertanian setempat Kabupaten Dharmasraya merilis informasi terbaru mengenai harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit berdasarkan hasil pemantauan dan laporan dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah tersebut, Sabtu (20/06/26).

Berdasarkan data yang dihimpun hingga pukul 08.00 WIB, harga TBS tertinggi tercatat sebesar Rp3.789 per kilogram di PT AWB (harga Disbun), sementara harga terendah berada pada Rp3.270 per kilogram di PT DSL. Dengan demikian, terdapat selisih harga sebesar Rp519 per kilogram antara harga tertinggi dan terendah.

Dari laporan yang diterima, harga rata-rata TBS kelapa sawit di Kabupaten Dharmasraya berada pada angka Rp3.388 per kilogram.

Dinas Pertanian mencatat sebanyak 8 PKS telah terdata dan seluruhnya telah menyampaikan laporan harga TBS.

Dari jumlah tersebut, tidak ada PKS yang belum melaporkan harga. Namun demikian, terdapat 2 PKS yang melaporkan tidak menerima buah dari masyarakat.

“Sesuai instruksi bupati, kita terus lakukan pemantauan harga Tandan Buah Segar (TBS) agar masyarakat petani sawit tidak menjerit,” ungkap Kadis Pertanian, Mamik.

Rincian data yang dihimpun menunjukkan total PKS terdata 8 PKS.
Semua PKS yang melaporkan harga. Sementara 2 PKS yang tidak menerima buah masyarakat.

Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya berharap informasi harga TBS ini dapat menjadi referensi bagi para pekebun kelapa sawit, pelaku usaha, dan pihak terkait dalam mengambil keputusan usaha serta mendukung transparansi tata niaga dan kemitraan kelapa sawit di daerah. (yahya)