Dharmasraya, Posinfo – Lagi-Lagi, oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dharmasraya, bikin ulah. Baru dalam hitungan minggu, salah seorang pegawai RSUD diamankan Jajaran Satres Narkoba. Kini, satu lagi oknum rumah sakit tersebut di duga melakukan pelecehan terhadap salah seorang pasien.
Seorang pasien bernama NZ (20) yang menjalani perawatan kejiwaan di RSUD Sungai Dareh diduga mengalami pelecehan oleh seorang pegawai rumah sakit RD (33), Sabtu (10/10/26).
NZ mulai menjalani perawatan sejak tanggal 8 Oktober 2026 di ruangan Poli Jiwa. Pelecehan terhadap NZ terungkap setelah dirinya menceritakan apa yang ia alami kepada suaminya bernama Rahman (27).
Mendengar curhatan istrinya tersebut, Rahman langsung melaporkan kejadian tersebut ke rumah sakit. Pelaku pun langsung diamankan pihak rumah sakit, yang akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
“Kami berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucap Rahman.
Terpisah, RD yang diduga melakukan pelecehan tersebut mengakui perbuatannya. RD mengaku khilaf dan mintak maaf kepada suami, keluarga dan korban atas perbuatannya.
Menurut RD, pelecehan tersebut ia lakukan sekita pukul 15.00 Wib saat dirinya melakukan kontrol rutin pasien.
“Saya khilaf, saya meraba bagian kelamin pasien,” ucap RD dengan nada penuh penyesalan.
Kini RD sudah diamankan di Mako Polsek Pulau Punjung, Dharmasraya untuk menjalani proses hukum.
Sementara itu, kejadian memalukan oleh salah seorang oknum pegawai RSUD itu di benarkan oleh direktur Rumah Sakit.
“Iya, saat ini kami sedang di Polres Dharmasraya,” kata dr.Fitra Neza, Via WhatsApp.
Dugaan perbuatan tak senonoh yang di lakukan oleh oknum pegawai RSUD tersebut juga benarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dharmasraya.
“Iya, kini sedang proses hukum di Polres,” ucap Medison singkat Via WhatsApp.
Terpisah, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro saat di konfirmasi melalui Kapolsek Pulau Punjung AKP M.Isa, membenarkan kejadian itu.
“Pelaku mengakui segala perbuatan tak senonoh itu,” sebutnya.
Ia mengatakan, dari keterangan sementara, bahwa sebelum meraba bagian dada pasien, pelaku terlebih dahulu mematikan CCTV.
“Dari keterangan sementara pelaku, dapat diduga, bahwa ada niat dari pelaku melakukan perbuatan tersebut,” tegasnya
Ia menyebutkan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku telah diamankan di Mapolres setempat, guna penindakan lebih lanjut. (yahya)
