PADANG, POSINFO – Hanya mendampingi tim empat pertandingan, pelatih Semen Padang FC akhirnya harus rela melepas jabatan sebagai pelatih kepala Kabau Sirah. Hal tersebut tak terlepas dari kekalahan menyakitkan, 0-1 saat menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026).
Keputusan memberhentikan pelatih Asal Payakumbuh itu disampaikan Presiden Klub, Andre Rosiade saat meninggalkan Stadion Patriot, Minggu malam. Saat ditanya suporter mengenai nasib Nilmaizar dan tim setelah kekalahan dari PSPS Riau, Andre hanya memberikan jawaban singkat.
“Dipecat, tunggu saja penggantinya,” kata Andre jelang naik mobil.
Andre menambahkan, pihaknya akan segera menentukan pelatih baru. Untuk klu nya, ia menyebut pelatih tersebut merupakan juru taktik Barito Putra musim lalu.
Dari sisi manajemen, hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi serius. Andre Rosiade yang ditemui setelah pertandingan pun memberikan sinyal bahwa perubahan besar segera dilakukan.
Langkah cepat presiden klub melakukan pergantian pelatih tak terlepas dari dua hasil laga kandang yang tidak memuaskan.
Sebelumnya PSIS Semarang mampu mencuri satu poin saat main di kandang. Teranyar, tim sesama asal Sumatera, PSPS Pekanbaru memberikan kekalahan perdana Semen Padang.
Di sisi lain, banyaknya pemain jempolan di Semen Padang saat ini, sampai-sampai tim urang awak disebut-sebut sebagai tim mega bintang, sejauh ini belum berdampak apa-apa di tangan Nil. Nilmaizar terlihat miskin taktik meski sebagian besar pemain yang didatangkan merupakan pilihan sendiri.
Keputusan manajemen memberhentikan Nilmaizar dan merekrut pelatih baru setidaknya Suah tepat. Apalagi kompetisi baru berjalan, sehingga pelatih baru masih memiliki waktu yang panjang untuk memaksimalkan laga sisa.
Apalagi dengan ketat dan beratnya kompetisi, pelatih yang memiliki visi yang sesuai materi pemain yang ada tentunya bakal memberikan dampak maksimal dalam merealisasikan target lolos ke Liga-1 musim depan. (rif)
