PADANG, POSINFO – Hasil imbang 1-1 saat menjamu PSIS pada laga kedua Liga-2, Minggu (20/9/2026) menjadi warning yang harus disikapi tim pelatih dana manajemen Semen Padang FC.
Meski belum tersentuh kekalahan dalam dua laga, kehilangan poin saat bermain di kandang ibarat kekalahan. Tiga angka hilang percuma yang tentunya sangat merugikan.
Berbenah dan melakukan evaluasi menyeluruh wajib hukumnya, jika situasi semakin rumit di pertengahan kompetisi. Perbaikan sejak awal menjadi pilihan terbaik.
Pelatih Semen Padang FC, Nilmaizar secara keseluruhan menilai penampilan kedua tim sangat baik. Pasca tertinggal di awal-awal pertandingan, PSIS terus melancarkan serangan dan mengejar gol penyeimbang. Usaha keras tim tamu akhirnya berbuah hasil di penghujung laga hingga duel harus berakhir sama kuat.
“Dua tim bermain secara luar biasa. Hanya saja, saya sedikit kecewa dengan wasit. Ada beberapa keputusan yang menurut saya tidak seimbang, jadi saya kecewa,” ujar Nilmaizar kepada pewarta usai pertandingan.
Menurutnya, sejumlah keputusan tersebut cukup memengaruhi konsentrasi pasukannya, khususnya ketika pertandingan memasuki menit krusial seperti babak kedua dan menit-menit akhir.
“Saya rasa kurang enak ditontonnya. Anak-anak sedikit terpengaruh sehingga konsentrasi mereka di babak kedua, terutama pada menit-menit akhir, buyar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Nil juga menyoroti beberapa pelanggaran terhadap pemain Semen Padang yang tidak tidak berujung kartu kuning kepada pemain PSIS. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang membuat dirinya mempertanyakan kepemimpinan wasit.
Meski begitu, Nil mengatakan akan melakukan evaluasi pasca pertandingan. “Tentu, kita akan evaluasi setiap laga. Setelah ini kita akan lakukan itu,” ujarnya.
Di tengah persiapan menghadapi ketatnya persaingan, manajemen Semen Padang FC juga masih memiliki waktu untuk melakukan perubahan komposisi pemain.
Terpisah, Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey menyebut, untuk merealisasikan target lolos ke Liga-1, pihaknya masih membuka kans menambah pemain untuk memperkuat kompesisi tim.
“Bursa transfer Liga 2 baru ditutup pada 23 September 2026 mendatang. Kondisi ini membuat manajemen masih membuka peluang untuk memperkuat skuad,” jelasnya. (adi)
