DHARMASAYA, POSINFO — Upaya Bupati Annisa Suci Ramadhani, dalam menggaet dana provinsi untuk pembangunan di daerah, terkesan di sepelekan oleh kontraktor. Hal itu terlihat dari hasil akhir pembangunan yang telah rampung beberapa bulan terakhir.
Kini, Masyarakat mempertanyakan kualitas proyek pembangunan dan rehabilitasi jalan yang berada di bawah UPTD Wilayah IV Provinsi Sumatera Barat. Pasalnya, drainase yang dibangun di ruas jalan provinsi, tepatnya di Jorong Koto Tuo, Nagari Siguntur, dilaporkan sudah mengalami kerusakan meski proyek tersebut baru selesai dikerjakan beberapa bulan.
Kerusakan terlihat pada bagian drainase yang mengalami pecah dan rusak. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat yang mempertanyakan ketahanan serta kualitas pekerjaan proyek tersebut.
Proyek dengan nomor kontrak 620/8.1/MTR-P 010 BM IV/2025, yang pengerjaan di mulai 8 April 2025 dengan nilai Rp.4.454.031.438, dengan pelaksana PT Tri Jaya Putra.
Saat dikonfirmasi mengenai kerusakan drainase tersebut, pelaksana proyek, Adi Setiawan, mengatakan kerusakan diduga terjadi akibat kendaraan bermuatan yang parkir atau melintas di atas area drainase.
“Mobil bermuatan mungkin parkir atau lewat di situ,” ujar Adi Setiawan, via WhatsApp, Selasa (01/09/26)
Meski demikian, Adi memastikan pihak kontraktor akan melakukan perbaikan terhadap bagian drainase yang mengalami kerusakan.
“Perbaikan pasti, Pak. Masih di masa pemeliharaan. Kalau sekarang pekerjaan telah selesai,” katanya.
Kerusakan infrastruktur yang terjadi dalam waktu relatif singkat ini diharapkan menjadi perhatian pihak terkait. Masyarakat juga berharap pekerjaan perbaikan nantinya dilakukan secara maksimal sehingga fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah tersebut dapat bertahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Masyarakat meminta agar kualitas pekerjaan proyek jalan dan drainase benar-benar diawasi, terutama selama masa pemeliharaan, sehingga kerusakan serupa tidak kembali terjadi.(yahya)
