DHARMASRAYA – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam (HP) ilegal di dalam lembaga pemasyarakatan, petugas Lapas Kelas III Dharmasraya, kembali melaksanakan razia di seluruh blok hunian warga binaan dan tahanan, Jumat (05/06/26).
Razia dipimpin oleh Regu Pengamanan (Rupam) IV dan Rupam III dengan sasaran kamar hunian yang dipilih secara acak, yaitu Kamar 10. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta implementasi komitmen pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam ilegal di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas III Dharmasraya Ferdika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala guna memastikan kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba, mencegah penggunaan telepon genggam ilegal, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Kegiatan ini akan terus kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selama pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik warga binaan serta area kamar hunian. Sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan tidak sesuai dengan ketentuan berhasil diamankan untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai prosedur yang berlaku.
Sementara itu, hasil razia menunjukkan tidak ditemukan telepon genggam maupun narkoba di kamar hunian yang diperiksa. Hasil ini menjadi indikator positif atas upaya pengawasan dan pembinaan yang terus dilakukan oleh jajaran Lapas Kelas III Dharmasraya.
Kasubsi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lapas Kelas III Dharmasraya, Rusja Hendri, menyampaikan bahwa kegiatan razia rutin akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang-barang terlarang.
“Razia rutin merupakan langkah deteksi dini yang sangat penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami akan terus meningkatkan pengawasan guna mewujudkan Lapas yang aman, tertib, serta bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba,” ujar Rusja Hendri.
Kegiatan penggeledahan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta mendapat dukungan penuh dari seluruh petugas yang terlibat. (yahya)

