PADANG – Momen bulan Syawal bertepatan dengan baru berakhirnya Ramadan menjadi momen sosial bagi umat Islam dalam bersilaturahmi dan Salim bermain.
Memaknai momen penuh berkah ini, sekitar 250 karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kita Padang mengikuti Halal bi Halal yang dihadiri oleh Wakil Walikota Padang Maigus Nasir, di halaman kantor perusahaan tersebut, Senin (30/3/2026). Hadir pada kesempatan itu jajaran direksi serta dewan pengawas.
Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, momentum Halal bi Halal hendaknya menjadi momen yang tepat untuk saling bermaaf-maafan serta kembali beraktivitas memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan masyarakat.

Menurutnya, setelah satu bulan berpuasa, lalu dilanjutkan dengan Idul Fitri saat ini seluruh karyawan harus kembali pada aktivitas rutin.
Wawako mengajak, pada momentum halal bihalal ini dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus ajang sinergi antar sesama karyawan.
“Semoga Halal bi Halal kali ini
menjadi titik awal bagi kita semua untuk lebih mempererat hubungan sesama kita termasuk di lingkungan perusahaan,” ungkapnya.
Momen Memperbaiki Diri

Sementara itu, Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir menyampaikan, momen Idul Fitri harus dijadikan kesempatan memperbaiki diri untuk menjadi muslim yang lebih baik.
Ia menyampaikan, manfaat Halal Bihalal setelah Hari Raya Idul Fitri di bulan Syawal sangatlah penting dalam konteks memperkuat hubungan antar sesama umat Islam.
Halal Bihalal menjadi sebuah tradisi yang sering dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri, di mana umat Islam saling bermaaf-maafan dan menyambung kembali hubungan yang mungkin terputus.
Tradisi ini juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga keharmonisan di antara umat Islam.


“Halal bi Halal merupakan kesempatan untuk bermaaf-maafan, melupakan kesalahan dan kekhilafan sesama, terutama muslim dan muslimah yang telah diperbuat kepada kita, baik sengaja
maupun tidak sengaja,” ungkapnya.
Halal Bihalal bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga kemanusiaan, kebangsaan, dan kemaslahatan bersama. Tradisi ini menjadi simbol dari pendekatan hidup rukun dan toleransi antar umat beragama. Oleh karena itu, Halal Bihalal memiliki manfaat yang besar dalam mempererat hubungan sosial dan memupuk rasa persaudaraan di antara umat Islam.
Wawako mengajak seluruh karyawan, jajaran direksi dan dewan pengawas untuk melapangkan dada, membuka hati dengan rasa sabar untuk meminta maaf dan memberi maaf pada sesama. (rif)

