Posinfo.co – Pemerintah terus mendorong pembenahan iklim investasi nasional dengan mengacu pada praktik terbaik global. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya reformasi regulasi agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN hingga standar Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan bahwa arahan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan ekosistem investasi yang lebih efisien, transparan, dan kompetitif.
Menurut Rosan, minat investor terhadap Indonesia tetap tinggi meski di tengah dinamika geopolitik global. Realisasi investasi pun dinilai masih berjalan sesuai target, bahkan menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa kondisi positif tersebut harus dijaga dengan melakukan perbaikan menyeluruh terhadap regulasi yang dinilai menghambat. Pemerintah diminta untuk mengevaluasi dan memangkas aturan yang tidak efisien agar proses investasi dapat berjalan lebih cepat.
Selain itu, benchmarking terhadap negara-negara ASEAN dan standar OECD menjadi acuan penting dalam meningkatkan kualitas kebijakan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global sekaligus menarik lebih banyak investasi berkualitas.
Upaya reformasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional menuju sektor-sektor bernilai tambah tinggi. Dengan iklim investasi yang semakin kondusif, Indonesia berupaya menjaga kepercayaan investor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.